Stepi

Beautiful in It's Time

Bersyukur

Leave a comment

Tok..Tok..!! Ketukan pintu pada petang menjelang malam itu mengagetkan saya. Ternyata ada seorang wanita paruh baya yang menawarkan sayur hasil petikannya tadi sore. “Tidak bu, masih ada sayur di lemari kulkas”, jawab saya sembari menutup kembali pintu. Ibu itu pergi. Entah untuk melanjutkan menawarkan sayur ke tetangga sebelah atau tidak, saya tidak tahu. Tapi sesaat setelah menutup pintu, tiba-tiba ada perasaan iba di hati saya. Saat itu adalah malam natal, saya yang waktu itu sedang terburu-buru untuk pergi ke gereja untuk ibadah malam natal, sempat terdiam sebentar, merenungi, betapa saya dan keluarga jauh lebih beruntung dari si ibu tadi. Kami bisa menikmati hidangan di malam natal, sedangkan si ibu tadi harus mencari uang untuk bisa membeli keperluan dalam rangka perayaan natal.”, pikirku. Sungguh saya harus bersyukur atas apa yang Tuhan sudah berikan kepada saya.

Terkadang muncul perasaan kecewa karena harapan-harapan yang diimpikan belum juga tercapai, tapi saya sadar, ketika melihat masih ada orang yang kehidupannya jauh lebih buruk dari kita. Saat itulah, kita tahu betapa kita masih lebih beruntung dari orang-orang itu.

bersyukur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s