Stepi

Beautiful in It's Time


Leave a comment

Berlimpah dalam Kasih

Hi all..

Happy Valentine day.. 🙂

pic from google

pic from google

Pagi ini tepat di hari kasih sayang dapat kabar lewat status teman-teman di bbm dan berita di tv…gunung kelud erupsi…weww…Pray for Kelud dan warga yang terkena dampak erupsi gunung Kelud. Pagi-pagi juga misua nge-bel papa mertua nanya-nanya situasi di sana (Solo), rupanya mereka juga kena dampaknya..hujan abu cuy.. 😦 , lebih parah dari asap di riau sini ya..

Seperti biasanya, kalo bangun pagi itu habis mompa asi dan main sama gabriel sambil curi-curi waktu hidupin bb, cek-cek status bbm teman, yah..dari teman-teman yang tinggal di wilayah Jawa Tengah..kebanyakan statusnya berkisar tentang erupsi, hujan abu. Saya ingin share pesan bbm dari teman kantor yang isinya bahan renungan, sbb:

Renungan:

Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. (2 Korintus 8:2)

Wahyudin, seorang pemulung dari Bekasi, tidak dapat melanjutkan kuliah karena kekurangan biaya. Namun, ia tidak meratapi diri. Ia malah tergugah untuk membantu warga tidak mampu di lingkungannya. Ia pun menggalang dana dari menjual gorengan buatan ibunya dengan harga khusus. Ternyata banyak orang tergerak mendukungnya sehingga terkumpul beasiswa melebihi perkiraannya. Ia sendiri akhirnya bisa melanjutkan kuliah dan meluangkan waktu memberi les bahasa inggris gratis untuk anak-anak kampungnya.

Paulus menasehati jemaat Korintus untuk menandingi kemurahan hati jemaat Makedonia dalam menolong jemaat di Yerusalem yang menderita dan miskin. Jemaat Makedonia sendiri juga menderita, namun kasih Allah yang ada dalam hati mereka, membuat mereka tetap bersukacita dan peduli terhadap orang lain. Mereka tidak terjebak dalam sikap mengasihani diri sendiri. Mereka tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, tetapi memilih berbelas kasih dan menolong orang lain yang membutuhkan. Bahkan mereka memberi melampaui kemampuan, bukan karena mereka kaya, melainkan karena berlimpah dalam kasih.

Kita sering sibuk dengan persoalan dan kesulitan pribadi sampai lupa dan tidak peduli bahwa diluar sana masih banyak yang lebih menderita dan membutuhkan pertolongan. Kiranya kita belajar untuk tidak hanya berfokus pada kesukaran dan penderitaan pribadi, tidak putus asa dan meratapi diri, tetapi tetap bersukacita.

Cinta yang sejati memberi tanpa pamrih, tanpa memperhitungkan untung atau rugi.

“Happy Valentine day”

Advertisements